Tuesday, 15 February 2011

The Concept of Elasticity

Kita kembali ke blog ekonomi ini. Maaf blog ini agak tertunda karena kesibukan saya akhir-akhir ini. Seperti yang saya janjikan sebelumnya, kita akan berbicara tentang konsep elastisitas dalam ekonomi.

Elastisitas dalam ekonomi sering dipakai untuk mengukur seberapa besar respon sebuah variabel terhadap perubahan variabel lain. Biasanya elastisitas ditandai dengan symbol e. Kasus yang paling umum adalah elastisitas permintaan terhadap harga atau price elasticity of demand. Ini adalah kepekaan perubahaan jumlah permintaan pasar terhadap perubahaan harga barang. Elastisitas sendiri bisa dibagi dalam beberapa kategori:

Koefisien
Elastisitas
e = 0
Inelastis sempurna
0 < e < 1
Inelastis
e = 1
Uniter
1 < e < inf
Elastis
e = inf
Elastis sempurna

PS: inf = infinity (tak terhingga)

Contoh umum elastisitas permintaan adalah ketika harga naik 10% dan permintaan turun 10%, maka elastisitas bersifat uniter (e = 1). Namun bila permintaan turun kurang dari 10%, maka permintaan bersifat inelastic dan sebaliknya jika permintaan turun lebih dari 10% maka bersifat elastis.

Barang-barang yang tidak elastis biasanya merupakan barang primer seperti makanan. Karena bagaimanapun manusia perlu makan, jadi walaupun harga naik permintaan tidak akan turun terlalu drastis. Jenis barang lainnya adalah barang tersier seperti tas Gucci atau Louis Vuitton. Bingung kenapa? Karena biasanya orang kaya sudah punya terlalu banyak duit, sehingga mereka tidak peduli berapa harga tas tersebut dan bisa langsung membelinya selama mereka suka. Dengan kata lain, jenis barang yang elastis biasanya adalah barang sekunder. Karena kita tidak terlalu memerlukan barang tersebut, biasanya kita lebih peka terhadap perubahaan harga.

Jenis-jenis elastisitas lainnya seperti elastisitas permintaan terhadap pendapatan atau cross elasticity of demand. Konsep ini cukup penting dalam ekonomi karena ini dapat membantu kita mengetahui kepekaan pasar terhadap perubahan-perubahan variable ekonomi. Hahaha.. mungkin saya sudah agak terlalu teknikal sekarang. Semoga anda dapat mengerti tulisan saya dan seperti biasa, forum pertanyaan, diskusi, komentar dan kritik selalu terbuka.

Di blog berikutnya saya akan berbicara tentang sesuatu yang lebih konkrit yang tentunya menggunakan konsep-konsep yang telah kita gunakan sebelumnya.


Apendiks:

Secara matematika, elastisitas juga dapat diuraikan sebagai berikut





Di mana ex, y adalah elastisitas x terhadap y.

Di dalam ekonometri, elastisitas dapat diukur dengan menambahkan log di kedua sisi, contohnya:

ln y = b0 + b1ln x + u

Di mana kenaikan 1% pada x akan berdampak perubahaan terhadap y sebesar b1 x 100%.


Arisyi Raz
MSc Development Economics and Policy Student at University of Manchester


4 comments:

  1. ris, tulisannya bagus, seperti bertutur, teruskan nak, sehingga pembaca mendptkan khasanah tambahan, dan tentunya buat yg lebih terbaik.

    ReplyDelete
  2. Cross Elasticity of Demand itu apa sih?

    ReplyDelete
  3. Hanya sedikit mau menambahkan mengenai poin yang Aris tulis mengenai inelastisitas barang tersier atau veblen goods terhadap harga karena bahkan bukan tidak mungkin dengan semakin tingginya harga untuk barang tersebut maka permintaan terhadap barang2 tersebut akan naik karena adanya orang2 kaya yang merasakan tingkat satisfaction yang semakin tinggi. Contoh yang paling gampang adalah dengan semakin mahal nya barang yang mereka beli maka akan naik lah status mereka di mata orang lain. Veblen goods adalah holy grail for marketers..
    A very nice writing Aris !!! looking forward to read your book about Economics in the near future..

    ReplyDelete
  4. @ain: itu adalah kepekaan antara dua jenis barang. biasanya yang berbentuk komplementer atau substitusi. contohnya kenaikan harga tinta printer akan menyebabkan permintaan printer menurun.

    @rama: benar sekali ram! bahkan di beberapa kasus terjadi elastisitas yang positif di mana kenaikan harga membuat permintaan barang tersier meningkat krn masalah prestis.

    thanks atas dukungannya ya! ditunggu komen2 di posting an berikutnya :D

    ReplyDelete