Friday, 15 April 2011

Book Review: "The Undercover Economist" by Tim Harford



Sebelumnya saya ingin meminta maaf karena sudah lama membuat blog ini terbengkalai sehubungan dengan kesibukan saya mengerjakan tugas kuliah (walaupun sebenarnya alasan ini terkesan di justifikasi secara subjektif untuk mempertahankan komitmen saya dalam menulis. hahaha..)

Pada kesempatan ini, setelah rehat selama hampir sebulan, saya ingin me review sebuah buku yang cukup menarik untuk dibaca. Seperti yang sudah anda baca pada judul tulisan saya, buku ini berjudul "The Undercover Economist" yang ditulis oleh seorang jurnalis dan ekonom tamatan Oxford University. Dia pernah menjadi kolumnis dan menulis editorial di Financial Times, sebuah koran bisnis yang sangat terkenal di Inggris. Ia juga pernah menjadi presenter Trust Me, I'm an Economist di stasiun televisi Inggris, BBC2.

Cukup sudah cerita singkat tentang sang penulis. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, buku ini sangat menarik untuk dibaca, baik bagi anda yang berada di bidang bisnis, ekonomi, atau keuangan, maupun bagi anda yang tidak mendalami bidang-bidang tersebut. Singkatnya, buku ini dapat menjadi bacaan umum yang dapat diterima hampir semua kalangan masyarakat. Saya sendiri membaca buku ini sekitar 2 tahun lalu ketika saya berada di tahun ketiga bangku kuliah. Dan pada saat itu, buku ini menjadi salah satu bacaan favorit saya yang banyak menceritakan hal-hal yang tidak kita pikirkan sebelumnya. Singkatnya, buku ini menceritakan tentang cerita-cerita terselubung dibalik pengaruh dan kekuatan yang menggerakkan kegiatan sehari-hari kita. Biasanya hal-hal tersebut sangat remeh ataupun tidak kita pikirkan. Namun dengan membaca buku ini, pikiran kita disuguhkan dengan rasional ekonomi yang ada dibalik banyak kejadian yang terjadi di sekitar kita.

Sebagai contoh, buku ini menceritakan kenapa warung kopi seperti Starbucks menjual kopi dengan margin harga yang sangat tinggi, terutama di kawasan sibuk di kota-kota besar seperti Tokyo, New York, ataupun London. Terkadang, harga jual secangkir kopi bisa sepuluh kali lipat harga yang diperlukan untuk membuat kopi ini. Kita sebagai konsumen dan orang awam tentu sering merasa dirugikan akan hal ini dan terus berfikiran bahwa warung kopi berusaha mengambil untung sebanyak mungkin. Ternyata warung kopi yang kita anggap memeras kita juga diperas oleh para pemilik tanah yang memberikan rental toko dengan harga selangit, mengingat warung ini berada di kalangan sibuk/bisnis. Sehingga, dalam hal ini landlord lah yang berada di puncak rantai makanan dan para penjual masih berada di tengah-tengah.

Contoh di atas adalah salah satu dari banyak fenomena ekonomi yang membuka mata kita yang dimuat di buku ini. Walaupun sang penulis menulis buku ini dengan bahasa yang mudah dimengerti, ia tetap menyuguhkan teori-teori ekonomi seperti game theory, economics of scale, ataupun theory of comparative advantage untuk mendukung setiap argumennya. Hasilnya, kita sebagai pembaca bisa lebih memahami hubungan antara teori dan aplikasinya di kehidupan nyata. Terutama bagi anda yang sedang mempelajari bisnis/ekonomi/keuangan, anda akan dapat langsung mengasah logika anda dengan menganalisa tulisan yang anda baca di buku ini.

Walaupun buku ini diterbitkan pada tahun 2006, saya sangat yakin bahwa buku ini masih sangat relevan untuk dibaca sekarang. Saya masih banyak melihat sampul buku ini dipasang di etalase bagian ekonomi di banyak toko buku, baik lokal maupun luar negeri. Oleh karena itu, dengan membaca buku ini, wawasan anda dapat terbuka dan anda akan menjadi lebih peka terhadap hal-hal disekitar anda yang berhubungan dengan aktifitas ekonomi. Selain itu, anda juga akan menyadari bahwa fenomena ekonomi ternyata lebih dekat dengan anda dari yang selama ini anda bayangkan. Tidak heran, jika pada akhirnya buku ini menjadi The Sunday Times Bestseller. Sang penulis juga sudah menulis beberapa buku lainnya yang tidak kalah menyenangkan untuk dibaca seperti The Logic of Life.

2 comments:

  1. aku udah baca bukunya, emang recommended sekali lho. cara pengulasannya mudah dimengerti, jadi buku ini tidak hanya bisa dinikmati oleh orang2 yg punya background berhubungan dengan ekonomi tapi juga oleh orang2 awam.

    ReplyDelete
  2. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
    :)
    twitter : @profiluii

    ReplyDelete