Monday, 9 September 2013

Book Review: End This Depression Now!

Sebenarnya sudah lama saya ingin menulis review tentang buku ini. Namun apa daya, baru sekarang saya sempat menulisnya hingga selesai..



Well, seperti yang tertulis di judul, di dalam buku ini Paul Krugman membahas keadaan krisis di Amerika dan Eropa pada saat ini yang sedang mengalami liquidity trap (di mana pemerintah tidak dapat lagi menurunkan suku bunga yang sudah mendekati nol untuk menstimulus perekonomian). Lalu, dia juga memberikan resep Neo-Keynessian mengenai penanganan krisis di Amerika dan Eropa. Menurut Krugman, cara untuk mengatasi krisis di negara yang mengalami liquidity trap adalah mendorong pemerintah untuk memberikan stimulus secara terus menerus agar dapat menciptakan demand atau permintaan. Dengan terciptanya demand, maka lapangan kerja baru akan tercipta dan akhirnya ekonomi bisa kembali tumbuh. 

Ia juga menkritisi bagaimana fiscal austerity di Eropa malah membuat perekonomian pinggiran (peripheral economies) di Uni Eropa semakin terjerumus ke krisis yang lebih dalam. Fiscal austerity, yang berarti pengetatan fiskal, membuat pemerintah memangkas pengeluaran yang akhirnya menggerus demand dan malah menghilangkan lapangan pekerjaan. Permasalahannya adalah, ketika terjadi krisis lapangan pekerjaan, pengangguran muda (young employment) terkena dampaknya tidak hanya di jangka pendek, tetapi juga di jangka panjang, i.e. berdampak terhadap seluruh karir mereka.

Selain itu Krugman juga membahas mengenai ketakutan terhadap inflasi yang sangat berlebihan. Padahal, menurutnya inflasi terkadang diperlukan dalam situasi tertentu. Terutama ketika perekonomian itu mengalami deflationary issues. Menurutnya inflasi, dengan batas tertentu, mengindikasikan berjalannya perekonomian dan berputarnya uang. Dan hal ini diperlukan jika suatu ekonomi harus tumbuh. Yang penting, selama inflasi itu belum melewati batas tertentu, maka financial stability masih tetap bisa terjaga.

Di bagian lain di buku, ada juga dibahas tentang perang filosofi ekonomi antara freshwater economics dan saltwater economics. Freshwater economics adalah ajaran yang lebih konservatif, yang percaya bahwa perekonomian akan kembali menjadi normal dan pulih dari krisis dengan sendirinya tanpa ata campur tangan pemerintah. Sementara itu, Saltwater economics percaya bahwa ada lagging effect yang membuat private sector tidak bisa langsung kembali ke equilibrium, sehingga perekonomian baru akan pulih di jangka panjang. Oleh karena itu, campur tangan pemerintah diperlukan di jangka pendek untuk mempercepat pemulihan perekonomian. Konsep ini didasari oleh ajaran Keynesian yang mengatakan bahwa "In the long-run, we are all dead". Dalam hal ini, Krugman mengkritisi freshwater economics yang bisa memperparah dan memperpanjang krisis.

Intinya, buku ini menjelaskan bagaimana opini atau resep Neo-Keynesian dalam menangani krisis yang sedang terjadi di Amerika dan Eropa saat ini. Dibandingkan buku sebelumnya, The Return of Depression Economics, buku ini lebih banyak memberikan solusi-solusi mengenai permasalahan perekonomian yang ada. Karena buku ini memberikan banyak insight menarik dengan kata-kata yang tidak teknikal, buku ini sangat disarankan untuk dibaca semua kalangan, baik awam maupun akademisi, pro Keynesian ataupun pro Neo-Classical.

No comments:

Post a Comment